<p><strong>DALUNG (02/03/2026)</strong> - Pembukaan Perpustakaan Sekolah Ramah Anak oleh SD No. 2 Dalung sukses diselenggarakan pada Jumat (13/2) yang bertempat di SD No. 2 Dalung, Jl. I Gusti Ngurah Gentuh, Banjar Kung, Dalung. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Perwakilan dari Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olah Raga Kabupaten Badung, Perwakilan dari Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Badung, Perbekel Desa Dalung yang diwakili oleh Staf Ka.Si Kesejahteraan Masyarakat I Gusti Ngurah Eddy Suryadinata, S.T., M.Arr., Kelian Banjar Dinas Kung I Ketut Suantara, Perwakilan dari COMO Uma Canggu, Direktur Eksekutif Yayasan Literasi Anak Indonesia (YLAI), Perwakilan Komite SD No. 2 Dalung beserta jajaran, Kepala SD No. 2 Dalung Ni Made Ari Agustini, S.Pd., M.Pd., Staf Pegawai dan Guru SD No. 2 Dalung, Perwakilan Orang Tua Siswa SD No. 2 Dalung, beserta siswa-siswi SD No. 2 Dalung.</p> <p> </p> <p>Adapun maksud dan tujuan penyelenggaraan kegiatan adalah guna meresmikan salah satu fasilitas literasi yang telah direvitalisasi sesuai dengan standar, nyaman, aman, dan tentunya ramah anak. Kegiatan ini menjadi momen baik untuk memperkenalkan wajah baru perpustakaan di SD No. 2 Dalung yang tidak hanya berfungsi sebagai gudang buku, tetapi juga ikut sebagai ruang bagi para siswa bereksplorasi mengenai berbagai ilmu pengetahuan, menggali kreativitas, serta inklusif bagi seluruh warga sekolah. Tak hanya itu, kegiatan ini turut memiliki tujuan penting sebagai wadah untuk menumbuhkan minat membaca anak dan meningkatkan literasi masyarakat dari usia dini. </p> <p> </p> <p>Kepala SD No. 2 Dalung menjelaskan bahwa terdapat manfaat dari dibukanya Perpustakaan Pelita Pustaka SD No. 2 Dalung ini, salah satunya dapat mengurangi ketergantungan penggunaan gawai yang berlebihan sehingga anak-anak dapat beralih untuk membaca buku di perpustakaan. <em><strong>“Dengan adanya perpustakaan ini, anak-anak dapat meminjam buku sehingga buku-buku tersebut dapat dibaca dan budaya membaca bisa ada pada diri anak-anak. serta dengan hal tersebut mungkin akan mengurangi dampak anak-anak bermain handphone atau waktu anak-anak bermain handphone bisa berkurang dan bisa beralih ke membaca buku,”</strong></em> ujarnya. </p> <p> </p> <p>Menambahkan pernyataan dari Ibu Ari, Bapak Bobby yang merupakan salah satu perwakilan dari COMO Uma Canggu mengungkapkan bahwa generasi saat ini membutuhkan informasi yang valid dan sesuai dengan fakta. Oleh karena itu, peran orang dewasa sangat penting dan diminta untuk selalu mendampingi anak-anaknya ketika menggunakan media sosial. <em><strong>“Jadi sejak usia dini kami mendorong bapak dan ibu guru untuk selalu mendampingi anak-anak terlebih sangat banyaknya informasi yang berseliweran di media sosial, di lingkungan, dan anak-anak itu butuh validasi informasi yang akurat terutama dengan adanya perpustakaan ini bisa membantu lebih baik penyatuan fondasi-fondasi tersebut,”</strong></em> pungkasnya. </p> <p> </p> <p><strong>(KIMDLG-013).</strong></p>
Kepala SD No. 2 Dalung Ungkap Perpustakaan Jadi Kunci Ampuh Kurangi Kecanduan Gadget pada Anak
02 Mar 2026